السلام عليكم ورحمةالله وبركاته!

Deal with the problem yourself and acknowledge existence of life, but do not let yourself be mastered. Let yourself aware of the situation of education in the form of patience, happiness, and understanding the meaning

Hadapilah masalah hidup dirimu dan akuilah keberadaannya, tetapi jangan biarkan dirimu dikuasainya. Biarkanlah dirimu menyadari adanya pendidikan situasi berupa kesabaran, kebahagiaan, dan pemahaman makna.

Saturday, October 20, 2012

Pedoman hidup warga DDI

Setting Sejarah DDI (Darud Da’wah wal-Irsyad) sebagai organisasi dibentuk pada 1947 di Watan Soppeng, Sulawesi Selatan, oleh para ulama sunni, tepatnya mereka yang mengidentifikasi diri sebagai penganut faham Ahlussunah Wal-Jama’ah.
sama halnya dengan organisasi-organisasi keagamaan lain, DDI juga memiliki pedoman hidup yang harus dipegang teguh oleh para warga DDI dalam menjalani kehidupannya sehari-hari.
Pedoman hidup warga DDI tercermin pada anggaran dasar dan anggaran rumatangga DDI bab II tentang aqidah pasal 3 yaitu “DDI sebagai jam’iyah Diniyah Islamiyah beraqidah islam menurut paham Ahlus sunnah wal jama’ah dan menurut salah satu dari mazhab; Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hambali[1]”.
Selain itu, makna warna hijau tua pada lambang DDI melambangkan bahwa ajaran islam yang berhaluan ahlussunnah wal jama’ah menjadi panutan warga DDI semakin memperkuat bahwa pedoman hidup warga DDI adalah paham ahlussunnah wal jama’ah.
Jadi dapat ditarik benang merah bahwa pedoman hidup warga DDI adalah paham ahlussunnah wal jama’ah yang berpegang teguh kepada Al Qur’an, Sunnah Nabi Muhammad SAW, Sunnah para sahabat khususnya Khulafaur Rasyidin, serta ijma’ (Ketetapan para ulama).
Bagaimana, teman-teman ada yang punya pandangan lain mengenai pedoman hidup warga DDI, jika ada mari kita saling share dan jika didalam tulisan ini ditemukan kesalahan, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya serta saya memohon kritiknya demi untuk perbaikan tulisan ini! Silahkan teman-teman tinggalkan opini pada kolom komentar yang telah disediakan!



[1] Anggaran dasar, anggaran rumah tangga, program umum dan taushiyah (rekomendasi) Darud Da’wah wal-irsyad (Makassar: 2003), hal. 3.
Jika Teman-teman menyukai Artikel di blog ini, Silahkan Klik disini atau masukkan email teman-teman pada kolom yang telah disediakan untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Teman-teman akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di blog saya ini

Baca juga tulisan berikut

No comments:

Post a Comment